Feature news

Showing posts with label Pernikahan. Show all posts

Biaya Pernikahan Adat Minangkabau

Kabarnya biaya pernikahan adat Minangkabau bisa menelan dana hingga ratusan juta lo. Bahkan, paling sedikit bisa menyentuh angka Rp 150 juta. 

Hal ini, terjadi lantaran prosesi pernikahan adat Minangkabau cukup panjang. Dan melibatkan tenaga banyak orang.

Seberapa banyak prosesi pernikahan adat Minangkabau ini? 

Tak kenal maka tak sayang. Maka mari kita kenalan dengan beberapa prosesi pernikahan adat Minang yang cukup panjang dan beragam ini.

Maresek

Maresek merupakan tahap awal dalam pernikahan adat Minang. Maresek bisa disamakan dengan proses lamaran. 

Hanya saja menurut kebudayaan Minangkabau, pihak yang melamar merupakan pihak perempuan.

Tidak langsung membawa serta keluarga, biasanya pada tahap ini diutus seorang perempuan yang telah berpengalaman untuk ‘menyelidiki’ apakah pemuda yang hendak dipinang ini pantas bagi calon mempelai perempuan. 

 Untuk sopannya, biasanya sang wanita utusan akan datang dengan membawa buah tangan sebagai serah-serahan.

Maminang dan Batuka Tanda (Batimbang Tando)

Nah, ini merupakan proses lanjutan ketika pada tahap Maresek si pemuda dinilai telah cocok bagi si perempuan selaku peminang. 

Proses Batimbang Tando adalah proses saling bertukar simbol pengikatan kedua belah pihak dan tidak bisa dibatalkan sebelah pihak.

Benda yang ditukarkan cukup banyak dan bukan berupa cincin. Melainkan benda pusaka meliputi kain adat, keris, dan barang lain yang dianggap memiliki nilai sejarah bagi keluarga.

Mahanta Siriah
Mahanta Siriah merupakan proses selanjutnya. Isinya adalah acara kedua mempelai meminta izin dan restu dari kedua orang tua masing-masing, saudara dari ayah, kakak yang sudah berkeluarga, dan para sesepuh.

Proses ini tak sekedar meminta izin dan restu, tetapi juga mengumumkan rencana pernikahan kedua belah pihak. 

Dalam proses ini, calon mempelai pria akan datang membawa selapah berisi tembakau dan daun nipah sementara sang calon mempelai wanita membawa sirih lengkap.

Babako-Babaki
Salah satu yang membuat biaya pernikahan adat Minangkabau juga adalah proses Babako-Babaki. Yakni proses dari pihak keluarga ayah dari calon mempelai wanita untuk membantu biaya pernikahan semampunya. 

Proses ini dilakukan beberapa hari sebelum akad nikah berlangsung.

Calon mempelai wanita akan dijemput dan dibawa ke rumah keluarga dari pihak ayah untuk diberi nasihat mengenai pernikahan. 

Dan juga diberi bantuan seperti sirih lengkap, makanan adat, busana, perhiasan emas, bahkan bahan pangan mentah.

Malam Bainai

Jika adat Jawa mengenal acara Midodareni yang dilakukan tepat satu hari sebelum akad nikah berlangsung, di Minangkabau terdapat proses bernama Malam Bainai. 

Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan kasih serta memberikan restu dari para sesepuh keluarga calon mempelai wanita.

Proses Malam Bainai dilakukan dengan memberikan beberapa seserahan seperti, air tujuh kembang, daun iani tumbuk, payung berwarna kuning, berbagai kain, serta kursi.

Manjapuik Marapulai

Ini adalah proses terakhir dari lamaran. Dalam tahapan ini, calon pengantin pria akan dijemput dan dibawa menuju rumah calon pengantin wanita guna melangsungkan akad pernikahan atau pemberkatan. 

Selain melangsungkan akad nikah, dalam prosesi ini juga dilakukan pemberian gelar pusaka kepada mempelai pria sebagai simbol kedewasaan.

Bisa dilihat ya prosesinya begitu panjang dan beragam. Inilah yang menyebabkan biaya pernikahan adat Minangkabau bisa begitu besar. Semoga bermanfaat ya.
Learn more »

5 Artis Cantik Ini Rela Jadi Istri Kedua Dipoligami atau Dimadu dalam Pernikahannya

Menjadi istri kedua tentunya bukanlah hal mudah dijalani. Tentu saja hampir sebagian besar wanita tak ingin menjadi kedua. Semuanya ingin menjadi satu-satunya dalam hidup suaminya. Tapi pada kenyataannya beberapa artis rela menjadi istri kedua dalam pernikahannya.
Meskipun mengetahui berbagai konsekuensi yang harus diterima saat menjadi istri kedua. Para artis ini tetap nekat dan ikhlas menjadi yang kedua dalam hidup sang suami.

Siapakah mereka, penasaran ya? Langsung simak saja uraian yang berhasil dirangkum dari liputan6.com berikut ini.

1. Meggy Wulandari

via tabloidbintang.com
Artis cantik ini menjadi istri kedua dari komedian Kiwil. Menjadi ‘madu’ tentu bukan hal yang mudah bagi Meggy. Bahkan dirinya sempat merasa bersalah atas pernikahannya dengan Kiwil saat itu.
“Dari awal aku sudah nikah sama mas Kiwil yang ternyata sudah punya istri. Itu sudah salah,” ungkap Meggy, dikutip dari liputan6.com.
Meskipun mengaku salah, ia tak ingin menyesali pernikahannya dengan komedia tersebut. Ini demi anak-anaknya.

“Ternyata mbak Rohima itu bisa hamil, dan mbak Rohima itu perfect. Cuma kalau kita ngomongin itu lagi berarti menyesali dong, kasihan anak-anak aku juga,” lanjut istri kedua Kiwil.

2. Cut Keke

via selebupdate.com
Artis senior yang berparas cantik ini juga menjadi istri kedua. Pernikahannya dengan pengacara Malik Bawazier tak membuatnya sembarangan. Ia pun mampu bersikap dan mampu membawa diri sebagai istri kedua. Cut Keke pun dapat hidup akur dengan istri pertama suaminya. Bahkan anak Cut Keke pun akur dan saling menyayangi dengan anak istri pertama. Semua dapat hidup rukun dan berdampingan.

3. Melinda

via liputan6.com
Penyanyi dangdut satu ini juga pernah menjadi istri kedua. Bahkan menjadi istri muda dari pejabat daerah loh. Melinda pernah dinikahi oleh Bupati di Jawa Barat. Namun pernikahannya hanya sebentar, sekitar setahun lebih. Pada 2011, pernikahannya pun kandas. Padahal pernikahannya tak pernah tercium media loh. Dari pernikahan tersebut, ia dianugerahi seorang anak. 

4. Bella Shofie

via liputan6.com
Menjadi istri kedua juga pernah dialami oleh artis cantik Bella Shofie ini. meskipun pernikahannya hanya seumur jagung lantaran berujung perceraian. Sejak awal Bella telah mengetahui jika Suryono ini adalah pria yang sudah beristri dan memiliki anak.
Rupanya mantan suami Bella ini dulunya seorang supir yang berubah jadi pengusaha karena kerja kerasnya. Mungkin ini ya yang membuat Bella jatuh cinta kala itu.

5. Novita KDI

via tribunnews.com
Salah satu penyanyi dangdut jebolan ajang pencarian bakat KDI ini juga menjadi istri kedua seorang Bupati di Kalimantan. Pernikahannya di tahun 2012 itu berbuah manis. Novita mendapatkan fasilitas dan kemewahan dari suaminya yang bernama Supian. Bahkan ia dibuatkan toko di Nganjuk, Jawa Timur.
Tapi sayangnya, hal itu membuat istri sang Bupati marah. Iswanti, istri Bupati itu merasa tak terima dan melaporkan suaminya ke Polda Metro Jaya. Ini lantaran sang istri tak pernah memberikan ijin Supian menikah lagi. Sumber: Serumpi.com

Learn more »

13 Ujian yang Siap Menanti Setelah Kamu Menikah

Setelah menikah, hidupku akan sempurna denganmu.
Kira-kira, itulah kata-kata gombal yang sering kita dengarkan. Katanya, setelah menikah itu hidupmu akan indah karena (akhirnya) kamu bersama pasangan sejatimu. Tapi kamu harus sadar, bahwa pernikahan itu gak cuma yang indah-indah saja. Ada kekurangan di sana-sini yang perlu kamu "tambal" bersama pasangan halalmu. Oleh karena itu, sudah sadarkah kamu dengan realita-realita ini?


1. Untuk suami, masalah finansial yang harus dipikirkan tentu akan bertambah.

Tidak menghidupi diri sendiri, tapi keluarga20timessquare.com
Tidak bisa dipungkiri, masalah finansial menjadi suatu hal krusial saat berumah tangga. Dari yang biasanya sendiri, sekarang harus menghidupi istri dan anak. Dari yang biasanya sering hangout, sekarang mulai memikirkan menabung untuk membeli rumah. Jika kalian sama-sama bekerja, masalah finansial tidak terlalu membebani. Namun ada baiknya untuk memulai perencanaan keuangan jauh sebelum memantapkan diri ke jenjang pernikahan.

2. Buat istri, sudah waktunya gak manja lagi, ada suami yang perlu diperhatikan juga.

2-06aa680aee6136dc65a56fe673c91556.jpgocdn.eu
Cewek baru mantap disebut istri jika sudah lancar mengerti kebutuhan suami. Bisa memasak, mengurus rumah tangga, mengelola keuangan keluarga, memberi dukungan saat suami lelah serta dirundung masalah, dan sebagainya. Ketika istri berkarir, kebutuhan suami dan keluarga tetaplah wajib menjadi prioritas nomor satu.

3. Ingat, masih ada orangtua dan mertua yang perlu kamu jaga juga.

3-002c3f6b6b6215d83dc236efe89a8f99.jpgstephanietwell.com
Menikah itu juga menyatukan dua keluarga yang berbeda. Dengan kata lain, kalian perlu menyatukan dua tabiat yang berbeda. Kalian perlu saling bekerja sama untuk menghapal kebiasaan orangtua kalian masing-masing. Dengan membiasakan diri untuk menjaga dua keluarga, tentu akan jauh lebih mudah memperhatikan dan menjaga mereka.

4. Dengan menikah, semakin banyak sifat pasangan yang terbuka.

4-ba03a8ef01c5b663382cd46a2e0f4968.jpgpinimg.com
"Ih, kamu kalau tidur sukanya kentut!"
"Kamu mandinya lama banget. Luluran ya?"
"Jangan pakai baju itu dong. Malu-maluin di depan teman kerjaku."

Percayalah! Setelah menikah nanti, ada ekspresi semacam di atas yang akan kamu lontarkan. Baik untuk hal yang sifatnya sepele, maupun yang agak serius. Sabar dulu, jangan merasa kecewa terlebih dulu. Ingat, kalian sudah mengikat janji suci. Bertengkar itu wajar, yang perlu dilakukan adalah saling menerima kebiasaan tersebut. Atau mungkin juga, kalian bisa sama-sama mengurangi kebiasaan jelek itu sampai akhirnya saling menerima.

5. Hamil sembilan bulan bisa terasa berat kalau tidak ada kerjasama yang kuat.

menikah5-e0c126879b40579f3e920fd95cb6173a.jpgaxioo.com
Jangan dikira hamil sembilan bulan itu hanya kerja istri. Bukan, ini juga kerja suami untuk mengikuti istrinya. Perubahan mood, perubahan fisik, muntah-muntah, pusing bahkan ngidam, tak lagi berasa berat kalau suami siap mendukung istrinya.

6. Ketika anak lahir, di situlah muncul tantangan jangka panjang yang lain.

menikah6-e1864374d88473ebb1235cfbf2ba4ebf.jpgaxioo.com
Kini ada bayi kecil yang sehat dan lucu di antara kalian. Tapi di balik itu, kamu perlu memulai memikirkan perencanaan keuangan yang matang untuk membiayai kebutuhannya. Mulai dari susu, pakaian, hingga pendidikannya di masa depan.

7. Setelah menikah, pulang rumah usai kerja merupakan prioritas pertama dalam kehidupanmu.

7-303dab2de35f4869f10cf5e4fe4ec319.pngbestviencare.com
A: "Habis jam kantor, kita mau ngumpul di resto nih. Ikutan, yuk! Ditraktir lho!"
B: "Enggak, ah! Aku mau langsung pulang aja. Kasian anak - istri di rumah nungguin."
Ketika belum menikah, tentu tidak perlu berpikir dua kali menerima ajakan teman. Tapi kalau sudah menikah, prioritas kalian akan bersama orang di rumah. Kalian tidak ingin kehilangan momen berharga dengan anak. Lagipula kalau nanti terjadi sesuatu, siapa juga yang menanggung susahnya selain kalian berdua?
Baca Juga: Meski Gaji Cuma Rp 3 Juta, Kamu Bisa Menikah 3 Tahun Lagi dengan Trik Menabung Ini!


8. Seiring bertambahnya usia anak, waktu bersama pun akan semakin berkurang.

8-c66d88c9c2b5d2561753cef5f057c78d.jpgpepperdine.edu
Semakin besar usia anak (dan semakin banyaknya anak yang dipunya),tentunya kebutuhan keluarga tidaklah sesimpel dahulu. Gak heran kalau waktu berdua juga semakin berkurang. Namun percayalah, ini merupakan saat-saat kalian diuji. Yang satu diuji perjuangannya, yang satu diuji kesetiaannya.

9. Karir juga meningkat dengan tajam, namun godaan yang datang semakin banyak juga.

menikah9-8aff38f0b63f66877024abe46fa1940b.jpglifehackery.com
Semakin sukses seseorang, semakin banyak godaan menerpa. Sebagai istri, kamu masih dituntut pengertian terhadap profesi suami yang semakin padat-padatnya. Jika nanti muncul gosip atau terpaan berita miring, jangan terburu terprovokasi. Begitu juga sebaliknya dengan suami. Bila salah satu tersandung masalah, kalian harus saling setia mendampingi dan menguatkan.

10. Belajar bagaimana caranya memantau anak, tanpa mengekangnya itu susah!

10-6977901d04993a1101698b8821c3a3b9.jpgehowcdn.com
Perjuangan kamu sebagai pasangan yang menikah, tidak terhenti sampai anak dewasa. Ketika di usia ini, pergaulan anak sudah semakin luas. Sudah waktunya belajar caranya untuk memantau anak tanpa terlihat mengekannya. Dan ini tidak mudah, lho!

11. Ketika anak telah memilih kehidupannya sendiri, percayalah kalian akan selalu dibutuhkan olehnya, sesederhana apapun itu!

11-ee6ac3ad517d4df6d6dc8b66507a4d03.jpgbrideonline.com.au
Akhirnya, kamu menuntaskan tugasmu sebagai orang tua. Anakmu mendapatkan jodohnya dan memilih jalan hidupnya sendiri. Ia menikah dan hidup mandiri dengan berpisah dari keluarga. Ia pun mulai merasakan perjuangan yang sama, seperti yang kamu alami dahulu. Namun semandiri apapun ia, percayalah! Ia akan terus membutuhkan peranmu sebagai orang tua, sesederhana apapun itu.

12. Di usia yang tak bisa dibilang muda lagi, kamu menyadari bahwa perjuangan orangtuamu dulu tidak bisa dianggap sebelah mata.

12-51d08dbaadebed246a13120b514fc4b2.jpgstaticflickr.com
Seluruh anakmu telah memilih mandiri dengan hidupnya masing-masing. Dengan begitu, kamu kini hanya tinggal berdua dengan suami di rumah. Di titik inilah, kamu banyak merenung dan merindukan nostalgia. Kamu mulai ingat masa kecilmu, yang mana sangat bandel pada orangtua. Namun setelah menikah dan menjadi orangtua, kamu sadar betapa beratnya perjuangan orangtuamu dulu untuk mendahulukan anaknya.

13. Karena hanya Tuhan yang mampu memisahkan cintamu, kamu akan tetap saling memperjuangkan dan mengisi satu sama lain.

13-a5aab4688f2936b9556cf166fd868a7b.jpgcrnobelo.com
Dan pada akhirnya, meski kamu sudah tidak bekerja lagi, meski kamu sudah tidak mengasuh anak lagi, bukan berarti perjuangan pasca pernikahan berakhir. Saat inilah keriput di wajahmu mulai subur. Rambut-rambutmu juga memudar kehitamannya. Tubuh juga tak berbentuk gitar spanyol karena riwayat kehamilan. Tapi perjuanganmu pasca pernikahan belum berakhir.
Kamu masih harus berjuang mempertahankan cintamu dengan suami, hingga akhir nanti. Bagaimana pun kalian nampak sekarang, cuma Tuhan yang bisa memutuskan cinta kalian.
Baca Juga: Ini Dia Bedanya Orang yang Menyukaimu vs. Menghargaimu
Learn more »

Trik Nabung Walau Gaji Cuma Rp 3 Jutaan, Biar Cepetan Nikah!


Menikah menjadi tujuan hidup bagi sebagian orang. Menikah di usia muda dengan orang yang dicintai kemudian membangun keluarga kecil merupakan impian yang dinanti. Meski begitu, persiapan untuk menikah juga tak main-main. Karena ada banyak dana yang harus digelontorkan supaya hari bahagia benar-benar terasa sempurna.

Sekarang ini keinginanmu untuk menikah gak lagi jadi mimpi. Ada 11 cara menabung yang bisa dicoba meski gajimu cuma 3 juta rupiah tiap bulan. Percaya deh, kamu bisa menikah tiga tahun lagi!

 1. Punya tabungan khusus untuk menikah.
Punya tabungan khusus untuk menikah wajib dimiliki olehmu dan pasangan. Dengan begini tekad dan komitmen kalian bisa makin kuat. Cara ini juga terbilang jitu supaya kamu gak boros dan tabungan pernikahan bisa aman. Jika ingin tabunganmu lebih terjaga dan supaya gak terkuras untuk membeli ini itu, kamu bisa memasukannya ke dalam deposito dengan jangka waktu tertentu.

2. Sisihkan 15 persen dari gaji, dalam tiga tahun sudah cukup untuk sewa gedung dan katering.

Komitmen untuk menyisihkan 15 persen dari gaji penting untuk dilakukan. Dengan menentukan besaran pasti tiap bulan, kamu jadi punya gambaran rencanamu di masa depan. Menabung 15 persen dari uang gaji gak akan terasa berat kok. Bahkan, jika dikumpulkan dalam tiga tahun kamu bisa menggunakannya untuk sewa gedung dan bayar katering.
15 % x 3.000.000 = 450.000
Dalam sebulan, tabunganmu dan pasangan = 2 x 450.000 = 900.000
Dalam 3 tahun = 36 x 900.000 = 32.400.000

3. Pacaran di rumah aja atau di tempat yang gak perlu ngeluarin uang.

Supaya bisa menekan pengeluaran, mulai sekarang lakukan pacaran hemat dengan pasangan. Gak perlu deh, makan romatis di restoran mahal kalo kamu bisa masak dan makan bareng pasangan di rumah. Hindari juga kebiasaan nonton film di bioskop, kamu bisa sewa DVD dan nonton di rumah. Gak cuma hemat, tapi model pacaran ini juga gak kalah romantisnya!

4. Gak perlu jajan, kamu bisa bawa bekal makan siang ke tempat kerja.

Selain mengubah kebiasaan pacaran, kamu juga perlu membawa bekal ke tempat kerja. Kebiasaan ini dipercaya bisa menghemat pengeluaran. Bahkan, kamu juga bisa membuatkan pasangan bekal yang sama sehingga dia juga bisa ikut berhemat.

5. Supaya hemat bensin, berangkat bareng pacar ke tempat kerja.

Jika kamu dan pasangan memang memiliki tempat kerja yang searah, kalian bisa naik kendaraan yang sama. Hal ini dipercaya bisa menekan budget bensin. Bahkan, dana untuk bensin bisa dialihkan ke dalam tabungan.
Baca Juga: 14 Pertanda Bahwa Kamu Sebenarnya Sudah Siap Menikah


6. Budget kencan 100.000 rupiah per minggu masukkan dalam toples khusus.

Apakah kamu dan pasangan memiliki anggaran untuk kencan selama sebulan? Nah, karena kamu sudah mencoba pacaran hemat seperti poin nomor tiga, maka kamu bisa menabung budget kencan ini. Masukkan saja ke dalam toples yang digembok. Uang yang terkumpul selama tiga tahun bakalan cukup kok mengcover biaya sewa baju pengantin dan keluarga, cetak undangan dan cinderamata.
Budget kencan 400.000 per bulan
Dalam 3 tahun = 36 x 400.000 = 14.400.000

7. Tiap kali perayaan anniversary atau ultah gak usah kasih kado ke pasangan, tapi diganti barang seserahan.

Biasanya anniversary dan juga ulang tahun merupakan perayaan yang juga akan dihiasi oleh kehadiran kado. Namun, karena kamu dan pasangan sedang hemat, kalian gak wajib kok memberi hadiah. Uang yang seharusnya untuk membeli hadiah bisa dikumpulkan untuk membeli seserahan. Jika dalam setahun kalian akan melewati 3 kali perayaan (anniversary dan dua kali ulang tahun) maka dalam 3 tahun kamu dan pasangan sudah mendapat 9 barang seserahan.

8. Gak perlu deh foto pre-wedding, bikin foto kalian sendiri aja.

Foto pre-wedding sebenarnya tak wajib ada di acara pernikahan. Jika kamu tetap ingin menggunakan foto pre-wedding tapi tetap bisa memangkas pengeluaran, kamu bisa mengumpulkan foto lawas dengan pasangan dari mulai awal jadian hingga nanti ketika akan menikah. Percaya deh, foto kalian justru makin terasa apik karena penuh kenangan.

9. Manfaatkan teman dekat untuk membantu dekorasi, budget bisa terpangkas dari sini.

Dekorasi pesta tentu wajib supaya pestamu makin meriah. Namun, kamu masih bisa memangkas dananya kok. Daripada menyewa wedding organizer (WO),kamu bisa mengajak para teman dekat untuk menjadi tim WO-WOan. Bahkan, kamu dan teman-teman bisa mengkoordinasikan bahan baku termurah yang bisa digunakan sebagai dekorasi.

10. Sisihkan 50.000 rupiah per bulan, dalam tiga tahun udah dapet 3,6 juta rupiah cukup untuk beli cincin berlian

Cincin merupakan lambang menyatunya dua hati di acara pernikahan nanti. Kamu gak perlu membeli cincin mahal, kamu dan pasangan bisa menabung cukup 50.000 rupiah per bulan saja. Dalam tiga tahun, uang yang terkumpul sudah sebesar 3,6 juta rupiah dan cukup untuk membeli cincin berlian.

11. Gak usah undang banyak orang, cukup teman terdekat dan keluarga aja.

Untuk bisa menghemat dana, undang saja keluarga dan teman terdekat. Gak cuma lebih hemat, tapi bisa dipastikan pestamu bakal makin terasa khidmat.
Jadi, sekarang sudah tahu kan tips menabungnya? Sudah siap menikah tiga tahun lagi?
Learn more »

Daftar Harga Tarif Jasa Foto Video Shooting Pernikahan Adat Minang Sunda Batak dan Jawa

Daftar Harga Jasa Foto dan Video Shooting



DAFTAR HARGA PAKET  FOTO LIPUTAN WEDDING BOOK




 

PAKET WEDDING SILVER (Rp. 2,500,000,-)
1 Album Wedding Book  20x30 cm( 10 sheet )
1 bh cetakan 10r + Frame Hitam
1 bh  Cetakan 16R ( 30x40 cm ) + Frame Hitam
CD Foto + Cvr cd
Belum termasuk kostum dan makeup
PAKET WEDDING GOLD (Rp. 3,000,000,-)
1 Album Wedding Book  20x30 cm( 15 sheet )
1 bh cetakan 10r + Frame Hitam
1 bh Cetakan 20r ( 40x50 cm ) + frame Hitam
CD Foto + Cvr cd
Belum termasuk kostum dan makeup


PAKET WEDDING PLATINUM (Rp.3,500,000,-)
1 Album Wedding Book  20x30 cm( 20 sheet )
1 bh cetakan 10r + Frame Hitam
1 bh Cetakan 24r ( 50x60 cm ) + frame Hitam
CD Foto + Cvr cd
Belum termasuk kostum dan makeup

Video Shotting

- DVD Shotting Rp. 2.000.000,- ( 1 Dvd )

- Biaya Tersebut Tidak termasuk gaun pengantin dan Make up artist. (Biaya sewa gaun pengantin + Make up artist  mulai dari: Rp 3.500.000,-).

-  Untuk Jasa  make up artist Saja dikenakan Rp 1.700.000,-


 DAFTAR HARGA PAKET  FOTO LIPUTAN ALBUM MAGNETIK


Paket 4r = 200 bh ( Album Magnetik )

Paket Wedding A = Rp. 1.500.000,-

 Foto  4R = 200 bh, Variasi 10r = 2 bh, Album Magnetik,  Cover + CD Foto.


Paket Paket Wedding B = Rp. 1.700.000,-

Foto  4r = 200 bh, Variasi 10r , Variasi 16r + Frame, Album Magnetik, Cover + CD Foto.


Paket Wedding C =Rp. 1.900.000,-

Foto  4r = 200 bh, Variasi 10r =1 bh ,Variasi 20r + Frame=1 bh , Album Magnetik, Cover + CD Foto.


Paket Wedding D = Rp. 2.100.000,-


Foto 4r = 200 bh, Variasi 10r = 1 bh, Variasi 24r + Frame= 1bh, Album magnetik, Cover + CD Foto.


Paket Wedding E= Rp. 2.400.000,-

4r = 200 bh, Vrs 10r , Vrs 16r+Frame = 1bh, Vrs  24r + Frame = 1bh, Album magnetik, Cover + CD Foto.


Video Shotting

- DVD Shotting    Rp. 2,000,000,- ( 1 Dvd )


- Biaya Tersebut Tidak termasuk gaun pengantin dan Make up artist. (Biaya sewa gaun pengantin + Make up artist mulai dari: Rp. 3500.000,-).

- Untuk Jasa  make up artist Saja dikenakan Rp. 1700.000,-



DAFTAR HARGA PAKET  FOTO LIPUTAN ( SEMINAR & GATHERING )


 Paket  Album Magnetik / Masking

PAKET LIPUTAN SEMINAR SILVER (Rp. 1.500.000,-)

·         Foto  4R = 100 bh

·         Cetakan  10r = 1 bh

·         Album Magnetik ( 10 sheet ),

·          Cover + CD Foto.

PAKET LIPUTAN SEMINAR GOLD (Rp. 1.700.000,-)

·         Foto  4r = 150 bh,

·         Cetakan  10r + Frame  ( 1bh )

·         Album  Magnetik ( 15 Sheet ),

·         Cover + CD Foto.

PAKET LIPUTAN SEMINAR PLATINUM (Rp. 1.900.000,-)

·         Foto  4r = 200 bh,

·         Cetakan  10r ( 2 bh  )

·         Album Magnetik ( 2 bh ) masing-masing 10 sheet

·         Cover + CD Foto.


Paket Album Kolase / Design

PAKET LIPUTAN SEMINAR SILVER (Rp. 2.500.000,-)

·         1 bh album Kolase/design Eksklusif ( 10 sheet )

·         Cetakan  10r = 1 bh+ Frame,

·         Cover + CD Foto.

PAKET LIPUTAN SEMINAR GOLD (Rp. 3.000.000,-)

·         1 bh album kolase /design Eksklusif ( 15 Sheet )

·         Cetakan Variasi 16r

·         Cover + CD Foto.

PAKET LIPUTAN SEMINAR PLATINUM (Rp. 3.500.000,-)

·         1 Album Kolase/design Eksklusif ( 20 Sheet )

·         Cetakan 10r+ Frame

·         Cetakan 40x50 cm

·         Cover + CD Foto.

Video Shotting

- DVD Shotting Rp. 2.500.000,- ( 1 Dvd )

  (Untuk Video Shooting kami Hitung Perkeping Master DVD, Minimal 2 Keping Master DVD)

TERMS & CONDITIONS:
- Harga sewaktu-waktu bisa berubah disesuaikan dengan kondisi paket pemotretan
- Harga paket TIDAK termasuk biaya entrance fee ke lokasi pemotretan.
- Booking fee before date: minimal Rp. 1.000.000 
- Klien harus menginformasikan hotel/tempat menginap
- Kami akan datang ke hotel untuk presentasi foto/albumnya & membicarakan rute pemotretannya.
- Waktu editing foto: 1 – 2 bulan.
- Sisa pembayaran (dikurangi DP booking date) dibayarkan pada hari pemotretan.
- Proses peliputan acara Maximal 8 Jam
- Penambahan waktu di kenaka Rp. 1.000.000 / jam
- Foto yang telah teredit akan diupload di www.mindaart.pro/nama-klien. 
- Sisa pembayaran (dikurangi DP booking date) dibayarkan pada hari pemotretan.
- Foto yang akan diedit, dipilih oleh Minda Art.
- Klien menentukan foto mana yang akan dicetak kanvas.
- Pembayaran dilakukan melalui transfer via: Bank / e-Wallet / QRIS

Hub. WhatsApp Minda https://wa.me/minda


Copyright @ PT Minda Global Media 2020. All right reserved.
Booking Online : Wisuda, Foto Keluarga, Foto Pre Wedding, Family,  Wedding, Seminar and Etc.
Learn more »

Prosesi Pernikahan Adat Minang Padang Baralek Gadang

Tata Cara Pernikahan Adat Minangkabau “BARALEK GADANG”

Minangkabau memiliki prosesi pernikahan yang sangat beragam, begitu juga atribut pakaian dan perhiasan yang dikenakan pengantinnya dikala melangsungkan pernikahan. Masing-masing nagari memiliki karakteristik busana pengantin dan hiasan kepala yang dikenakan pengantin juga berbeda.

Berikut ini tata cara perkawinan adat Minang, Sumatera Barat, Indonesia. Selain bercirikan megah, mewah dan meriah, pelaminan bernuansa emas dan perak. Gaun pengantin umumnya berbentuk tiga dimensi. Pada dasarnya prosesi pernikahan terdiri dari beberapa tahapan. Secara garis besar dapat dilihat berikut:

1. Maresek
Maresek merupakan penjajakan pertama sebagai permulaan dari rangkaian tatacara pelaksanaan pernikahan. Sesuai dengan sistem kekerabatan di Minangkabau, pihak keluarga wanita mendatangi pihak keluarga pria. Lazimnya pihak keluarga yang datang membawa buah tangan berupa kue atau buah-buahan sesuai dengan sopan santun budaya timur.

Pada awalnya beberapa wanita yang berpengalaman diutus untuk mencari tahu apakah pemuda yang dituju berminat untuk menikah dan cocok dengan si gadis. Prosesi bisa berlangsung beberapa kali perundingan sampai tercapai sebuah kesepakatan dari kedua belah pihak keluarga

2. Meminang dan Bertukar Tanda
Keluarga calon mempelai wanita mendatangi keluarga calon mempelai pria untuk meminang. Bila tunangan diterima, berlanjut dengan bertukar tanda sebagai simbol pengikat perjanjian dan tidak dapat diputuskan secara sepihak. Acara melibatkan orang tua atau ninik mamak dan para sesepuh dari kedua belah pihak. Rombongan keluarga calon mempelai wanita datang dengan membawa sirih pinang lengkap disusun dalam carano atau kampla yaitu tas yang terbuat dari daun pandan.

Menyuguhkan sirih diawal pertemuan dengan harapan apabila ada kekurangan atau kejanggalan tidak akan menjadi gunjingan. Sebaliknya, hal-hal yang manis dalam pertemuan akan melekat dan diingat selamanya. Selain itu juga disertakan oleh-oleh kue-kue dan buah-buahan. Benda-benda yang dipertukarkan biasanya benda-benda pusaka seperti keris, kain adat atau benda lain yang bernilai sejarah bagi keluarga. Benda-benda ini akan dikembalikan dalam suatu acara resmi setelah berlangsung akad nikah.

Tata caranya diawali dengan juru bicara keluarga wanita yang menyuguhkan sirih lengkap untuk dicicipi oleh keluarga pihak laki-laki sebagai tanda persembahan. Juru bicara menyampaikan lamaran resmi. Jika diterima berlanjut dengan bertukar tanda ikatan masing-masing. Selanjutnya berembug soal tata cara penjemputan calon mempelai pria.

3. Mahanta / Minta Izin
Calon mempelai pria mengabarkan dan mohon doa restu rencana pernikahan kepada mamak-mamaknya, saudara-saudara ayahnya, kakak-kakaknya yang telah berkeluarga dan para sesepuh yang dihormati. Hal yang sama dilakukan oleh calon mempelai wanita, diwakili oleh kerabat wanita yang sudah berkeluarga dengan cara mengantar sirih. Bagi calon mempelai pria membawa selapah yang berisi daun nipah dan tembakau (namun saat ini sedah digantikan dengan rokok). Sementara bagi keluarga calon mempelai wanita ritual ini menyertakan sirih lengkap. Ritual ini ditujukan untuk memberitahukan dan mohon doa rencana pernikahannya. Biasanya keluarga yang didatangi akan memberikan bantuan untuk ikut memikul beban dan biaya pernikahan sesuai kemampuan.

4. Babako – Babaki
Pihak keluarga dari ayah calon mempelai wanita (disebut bako) ingin memperlihatkan kasih sayangnya dengan ikut memikul biaya sesuai kemampuan. Acara berlangsung beberapa hari sebelum acara akad nikah. Perlengkapan yang disertakan biasanya berupa sirih lengkap (sebagai kepala adat), nasi kuning singgang ayam (makanan adat), antaran barang yang diperlukan calon mempelai wanita seperti seperangkat busana, perhiasan emas, lauk pauk baik yang sudah dimasak maupun yang masih mentah, kue-kue dan sebagainya. Sesuai tradisi, calon mempelai wanita dijemput untuk dibawa ke rumah keluarga ayahnya. Kemudian para tetua memberi nasihat. Keesokan harinya, calon mempelai wanita diarak kembali ke rumahnya diiringi keluarga pihak ayah dengan membawa berbagai macam barang bantuan tadi.


5. Malam Bainai
Bainai berarti melekatkan tumbukan halus daun pacar merah atau daun inai ke kuku-kuku calon pengantin wanita. Tumbukan ini akan meninggalkan bekas warna merah cemerlang pada kuku. Lazimnya berlangsung malam hari sebelum akad nikah. Tradisi ini sebagai ungkapan kasih sayang dan doa restu dari para sesepuh keluarga mempelai wanita. . Filosofinya : Bimbingan terakhir dari seorang ayah dan ibu yang telah membesarkan puterinya dengan penuh kehormatan, karena setelah menikah maka yang akan membimbingnya lagi adalah suaminya. Busana khusus untuk upacara bainai yakni baju tokoh dan bersunting rendah. Perlengkapan lain yang digunakan antara lain air yang berisi keharuman tujuh kembang, daun iani tumbuk, payung kuning, kain jajakan kuning, kain simpai dan kursi untuk calon mempelai. Bersamaan dengan inai dipasang, berkumandang syair tradisi Minang pada malam bainai diwarnai dengan pekikan seruling. Calon mempelai wanita dengan baju tokoh dan bersunting rendah dibawa keluar dari kamar diapit kawan sebayanya. Acara mandi-mandi secara simbolik dengan memercikkan air harum tujuh kembang oleh para sesepuh dan kedua orang tua. Selanjutnya, kuku-kuku calon mempelai wanita diberi inai.

6. Manjapuik Marapulai
Ini adalah acara adat yang paling penting dalam seluruh rangkaian acara perkawinan menurut adat Minangkabau. Calon pengantin pria dijemput dan dibawa ke rumah calon pengantin wanita untuk melangsungkan akad nikah. Prosesi ini juga dibarengi pemberian gelar pusaka kepada calon mempelai pria sebagai tanda sudah dewasa. Lazimnya pihak keluarga calon pengantin wanita harus membawa sirih lengkap dalam cerana yang menandakan datangnya secara beradat, pakaian pengantin pria lengkap, nasi kuning singgang ayam, lauk pauk, kue-kue serta buah-buahan. Untuk daerah pesisir Sumatera barat biasanya juga menyertakan payung kuning, tombak, pedang serta uang jemputan atau uang hilang.Rombongan utusan dari keluarga calon mempelai wanita menjemput calon mempelai pria sambil membawa perlengkapan. Setelah prosesi sambah mayambah dan mengutarakan maksud kedatangan, barang-barang diserahkan. Calon pengantin pria beserta rombongan diarak menuju kediaman calon mempelai wanita.

7. Penyambutan di Rumah Anak Daro
Tradisi menyambut kedatangan calon mempelai pria di rumah calon mempelai wanita lazimnya merupakan momen meriah dan besar. Diiringi bunyi musik tradisional khas Minang yakni talempong dan gandang tabuk, serta barisan Gelombang Adat timbal balik yang terdiri dari pemuda-pemuda berpakaian silat, serta disambut para dara berpakaian adat yang menyuguhkan sirih.

Sirih dalam carano adat lengkap, payung kuning keemasan, beras kuning, kain jajakan putih merupakan perlengkapan yang biasanya digunakan.Keluarga mempelai wanita memayungi calon mempelai pria disambut dengan tari Gelombang Adat timbal balik. Berikutnya, barisan dara menyambut rombongan dengan persembahan sirih lengkap. Para sesepuh wanita menaburi calon pengantin pria dengan beras kuning. Sebelum memasuki pintu rumah, kaki calon mempelai pria diperciki air sebagai lambang mensucikan, lalu berjalan menapaki kain putih menuju ke tempat berlangsungnya akad.

8. Akad Nikah
Diawali pembacaan ayat suci, ijab kabul, nasehat perkawinan dan doa. Prosesi aqad nikah dilangsungkan sebagaimana biasa, sesuai syariat Islam. Ini merupakan pengejawantahan dari ABS-SBK (Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah) dan SMAM (Syara’ Mangato, Adat Mamakai). . Ijab Kabul umumnya dilakukan pada hari Jum’at siang

9. Basandiang di pelaminan
Marapulai dijapuik pihak anak daro. sesudah melakukan akad nikah untuk basandiang di rumah anak daro. Anak daro dan marapulai menanti tamu alek salingka alam diwarnai musik di halaman rumah. Ada lima acara adat Minang yang lazim dilaksanakan seusai akad nikah. Yaitu memulang tanda, mengumumkan gelar pengantin pria, mengadu kening, mengeruk nasi kuning dan bermain coki.


* Memulangkan tanda
Setelah resmi sebagai suami istri maka tanda yang diberikan sebagai ikatan janji sewaktu lamaran dikembalikan oleh kedua belah pihak, sebab barang memiliki nilai historis dan simbol pengikat mempelai.

*Mengumumnkan gelar pengantin pria
Gelar sebagai tanda kehormatan dan kedewasaan yang disandang mempelai pria lazimnya diumumkan langsung oleh ninik mamak kaumnya. Sesuatu yang sangat khas Minangkabau ialah bahwa setiap laki-laki yang telah dianggap dewasa harus mempunyai gelar. Ukuran dewasa seorang laki-laki ditentukan apabila ia telah berumah tangga. Oleh karena itulah untuk setiap pemuda Minang, pada hari perkawinannya ia harus diberi gelar pusaka kaumnya. Gelar suku tertentu berbeda dengan suku lain. Jadi suku Chaniago, Koto, Piliang memiliki gelar masing-masing.

Kalau untuk menantu yang berasal dari Minang, gelar adat yang yang diberikan oleh kaumnya disampaikan secara resmi dalam kesempatan ini langsung oleh ninik mamak atau yang mewakili keluarga pengantin pria. Untuk menantu yang bukan berasal dari Minang. Gelar ini disebutkan secara resmi oleh wakil keluarga Ayah pengantin Pria.
Filosofinya : Seorang semenda harus lah dihormati oleh keluarga pengantin wanita dan tidaklah layak untuk memanggilnya hanya dengan menyebut namanya saja. Itu dapat dilakukan terhadap anak-anak kecil, sedangkan pemuda yang sudah kawin menurut tata tertib adat disebut sudah "gadang” sudah bisa dibawa berunding. "Ketek banamo-Gadang bagala”. Dan gelar ini juga harus disebutkan secara resmi ditengah-tengah orang ramai. Inilah yang disebut acara "Malewakan gala Marapulai”.

*Mengadu Kening
Pasangan mempelai dipimpin oleh para sesepuh wanita menyentuhkan kening mereka satu sama lain. Kedua mempelai didudukkan saling berhadapan dan diantara wajah keduanya dipisahkan dengan sebuah kipas, lalu kipas diturunkan secara perlahan. Setelah itu kening pengantin akan saling bersentuhan. Filosofinya : Mereka sudah syah menjadi Muhrim. Dan persentuhan kulit tidak lagi membatalkan uduk mereka.

*Mangaruak Nasi Kuning
Prosesi ini mengisyaratkan hubungan kerjasama antara suami istri harus selalu saling menahan diri dan melengkapi. Ritual diawali dengan kedua pengantin berebut mengambil daging ayam yang tersembunyi di dalam nasi kuning. Bagian tubuh ayam yang terambil menandakan peranan masing-masing dalam rumah tangga. Kepala ayam artinya dominan dalam perkawinan. Dada ayam artinya berlapang dada dan penyabar. Paha dan sayap berarti menjadi pelindung keluarga dan anak-anaknya.

*Bermain Coki
Coki adalah permaian tradisional Ranah Minang. Yakni semacam permainan catur yang dilakukan oleh dua orang, papan permainan menyerupai halma. Permainan ini bermakna agar kedua mempelai bisa saling meluluhkan kekakuan dan egonya masing-masing agar tercipta kemesraan.

* Tari Payung
Dipercayai sebagai tarian pengantin baru. Syair `Berbendi-bendi ke sungai tanang`, berarti pasangan yang baru menikah pergi mandi ke kolam yang dinamai sungai Tanang yang mencerminkan berbulan madu. Penari memakai payung melambangkan peranan suami sebagai pelindung istri

10. Manikam Jajak
Satu minggu setelah akad nikah, umumnya pada hari Jum’at sore, kedua pengantin baru pergi ke rumah orang tua serta ninik mamak pengantin pria dengan membawa makanan. Tujuan dari upacara adat Manikam jajak di Minang ini adalah untuk menghormati atau memuliakan orang tua serta ninik mamak pengantin pria seperti orang tua dan ninik mamak sendiri.


Rangkaian baralek gadang ini emang benar-benar melelahkan. Karena itu, akhir-akhir ini acara pernikahan di Kota Padang lebih cenderung merujuk kepada acara pernikahan modern yang tak kelewat bikin repot.

Temukan informasi lainnya mengenai Minang, Padang, Sumatera Barat, perkawinan adat minangkabau, Foto Pengantin, Foto Prewedding, Photo Pernikahan, Fotografi Pernikahan, Photo Wedding, Fotografi Wedding, Foto Pernikahan, Foto Wedding hanya di Foto Pengantin & Prewedding: Photo Pernikahan & Fotografi Wedding, foto perkawinan, wedding photo, paket foto, fotografer pernikahan, wedding photographer, pre wedding photographer, Minang Wedding, Pre Wedding photography & Wedding Party photography Padang – Sumbar, Padang wedding, Wedding Gallery & Event Organizer, Pre Wedding Photography, pre wedding, pre wedding photographer, pre wedding photography, wedding vendors, Pre Wedding Photography, Pre Wedding Foto, Foto Pra Nikah Foto, Paket Wedding, foto wisuda, foto keluarga, foto seminar, foto launching produk, hasil foto, bentuk foto, ukuran foto, photo pre wedding di…Minda Art Production. https:/www.mindaart.pro, HP/WA: 0823-9263-9500.
Learn more »

Derita Trauma Nasib Pria Menikah Dengan Wanita Minang Cewek Padang

Merantau adalah pola migrasi yang telah membudaya bagi orang Minangkabau. Statistik menunjukkan, jumlah orang Minang yang ada di perantauan lebih banyak daripada orang Minang yang ada di kampung halaman. Bagi bapak-bapak, ibu-ibu, mas-mas, dan mbak-mbak yang pernah membaca novel "Negeri 5 Menara" akan merasakan ekspektasi semangat merantau yang mengalir dalam darah seorang anak Minang.

Pada kesempatan ini, penulis akan mencoba mengelaborasi satu hal yang seringkali penulis bincangkan dan temui terkait fenomena laki-laki Minang (biasanya yang meneruskan studi di Jawa) yang menikah dengan perempuan non Minang. Di era serba canggih saat ini dan geliat multikultur telah massif dalam masyarakat, tentu terasa naif jika membicarakan persoalan ini.

Namun, ada hal menarik yang hendak penulis sajikan kepada pembaca.  Penulis pernah mendapati sebuah pernyataan bahwa, "bagi mahasiswa Minang yang sudah lulus kuliah, termasuk mendzolimi orang tua jika membawa gadis Jawa atau gadis non Minang lainnya ke kampung halaman". Artinya, termasuk perbuatan nista jika seorang laki-laki Minang yang sudah berhasil menjadi sarjana dari perguruan tinggi di rantau dan telah bekerja, mengandeng gadis non Minang sebagai istri.

Arus pemikiran ini beranjak dari pola pikir, termasuk tindakan tak tahu balas budi jika sudah susah-susah dibayarin untuk studi, tapi akhirnya benih yang telah ditunai tak kembali ke kampung halaman. Menikahi gadis non Minang, bagi sebagian orang tua Minang merupakan sesuatu yang tabu untuk dilakukan. Ada anggapan, beralih ke lain etnis sendiri sama saja memutus silaturrahim dan tindakan tak cinta kampung halaman.

Beberapa pemuda yang tak kuasa menahan celaan dari orang tua dan pihak keluarga, akhirnya memilih meninggalkan pacarnya yang non Minang, padahal boleh dikatakan mereka telah menjalin hubungan sekian tahun dan telah menemui kecocokkan satu sama lain. Cuma tak kuat dengan sanksi budaya yang diancamkan, merekapun terpaksa melepas pacarnya dan mencari gadis Minang sesuai dengan keinginan orang tua dan keluarga.

Fenomena ini pada masa lalu, lebih parah lagi. Pemuda rantauan yang kepincut dengan gadis tempat ia belajar dan mencari nafkah terpaksa meninggalkan istrinya, karena ketika pulang kampung dipaksa mamak untuk menikah dengan gadis Minang yang telah dipersiapkan. Istri pertama kemudian ditelantarkan. Atas dasar itulah, banyak gadis non Minang (biasanya gadis Jawa) yang merasa kecewa dengan pemuda Minang dan timbul pameo "Padang Bengkok".

Beralih kepada latar belakang, kenapa pemuda Minang lebih memilih perempuan Jawa atau etnis yang lain sebagai istri? Berdasarkan dialog penulis dengan beberapa kakak-kakak yang memilih jalur menikah gadis non Minang, selain latar belakang sudah kadung cinta, ternyata ada motif traumatik. Biasanya traumatik ini terkait dengan masalah harta.

Garis pewarisan yang disusun atas dasar alur matrilineal, telah menjadikan posisi perempuan di atas laki-laki. Mereka berhak atas harta warisan dari kaum. Tidak dengan laki-laki yang tak berhak secuilpun atas harta warisan keluarga besar.  Yang menjadi persoalan bukanlah aturan yang membuat laki-laki tak mendapat bagian. Namun, persoalan timbul ketika sang laki-laki sukses secara materi, maka pihak keluarga istri cendrung mengklaim pencarian suami-istri itu sebagai harta milik kaum yang tentunya menjadi otoritas kepemilikan perempuan. Sehingga tak jarang terjadi pertengkaran antara suami dan pihak keluarga istri terkait masalah harta ini. Sampai-sampai rela memutuskan hubungan tali darah hanya karena harta.

Di sisi lain, terlihat kecendrungan pembelaan dan campur tangan yang berlebihan dari pihak keluarga istri terkait persoalan-persoalan internal pasutri. Sehingga sangat sedikit ruang bagi laki-laki untuk menjalankan kewajibannya sebagai suami. Otonomi pasutri diobok-obok oleh pihak keluarga perempuan yang tak jarang semakin memperkeruh suasana.

Harta memang bukan segalanya. Tapi kecendrungan materialistis telah mengoyak sendi-sendi Islam yang diklaim sebagai panutan dalam budaya Minang. Tulisan ini hanyalah sebuah auto kritik dan mengingatkan kepada orang tua Minang agar tak menganggap pemuda-pemuda Minang yang menikahi gadis non Minang sebagai anak durhaka seperti Maling Kundang...
Learn more »